Tampilkan postingan dengan label Puisi Harapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Harapan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juli 2012

PUISI-PUISI AFIFAH FATIN


Puisi Mimpi dan Harapan
Sebatas Mimpi dan Harapan


Ku terdiam menatap eloknya sang bintang
Cahaya bulan terpancar terang
Tersinar kerlap-kerlip kunang-kunang

Harapanku semakin terbuat
Ku sadar apa yang kuharap
Harapan mimpi hari esok

Semakin terhanyut keindahannya
Dinginnya angin berhembus
Membuatku terlena bermimpi

Tapi....
Teringat akan kepalsuan
Tak pernah ku inginkan
Semua sebatas mimpi dan harapan


Kebagaiaan Yang Telah Pergi

Disaat mata terlelap
Disaat tangan tak berdaya
Disaat pikiran hampa
Masihkan kau ingat

Saat terindah diantaranya
Waktu terbuang karenanya
Cepat berlalu menghilang
Mungkinkah kembali??

Kini terasa sepi
Terbayangkan abadi
Harapan ingin terulang
Bersama hembusan angin

Tiada daya terucap
Kaku mengenang kepergiannya
Berlalu lenyap hilang
Membisu tanpa suara


SANG PUJAAN

Cintamu seperti lilin yang terang
Rela hancur demi kasih sayang
Penerang untuk kebahagiaan
Selalu bersinar dalam kegelapan

Kasih sayangmu seperti bintang
Keindahan di gelap malam
Ketenangan di ketakutan
Menemani dalam angan-angan

Dirimu bagai matahari
Selalu setia menghangatkan
Menyinari saat hati mendung
Bertahan dalam penderitaan

Kelembutan akan cintamu
Kahangatan akan kasih syangmu
Kesempurnaan akan dirimu
Membuatku berarti

Kumpulan Puisi Febriyandika TB

KECEWA

Semua kenangan yg telah terukir indah, lenyap semua,,
Segala impian yg belum terwujud kandas di tengah jalan,,
menjadi tabu, menjadi semu, menjadi tak berarti semuanya,,

Segalanya yg tidak pernah disangka dan diduga, terbuka dengan sebuah kisah dan jawaban. Ketika harus menelan kisah nyata yg begitu menyiksa diri dan batin. Berharap itu hanyalah sebuah mimpi.
Merenung serta meratapinya dari detik demi detik hingga hari demi hari. Tetap berharap itu hanyalah sebuah mimpi. Entah apa yg terjadi ketika itu, dan entah apa yg telah diperbuatnya dulu.
Seperti seribu pukulan keras yg mememarkan sekujur tubuh, membuat luka yg begitu dalam dan sulit terobati.

Tak ada cara lain untuk menyembuhkannya kecuali dengan mesin pemutar waktu yg tidak mungkin bisa didapatkannya. Hanya kesemuan dan ketabuan yg kini dapa menemaninya. Entah apa rencana Tuhan di balik semua ini.


Sepi
Cuma hampa terasa
Kesepian merasuk jiwa
Tanpa teman
Tanpa sahabat
Saat butuh penopang
Tak satupun yang jadi penyangga
Tak seorangpun yang pahami luka di jiwa


UNTUK SAHABAT

SAHABAT. . . .
yg menemaniku disaat sedih,,
yg menghiburku diwaktu pilu,,
yg slalu ada dikala kubutuhkan,,
yg tetap stia walau kumendua,,

SAHABAT. . . .
aku merindukanmu,,
ingin kutumpahkan semua beban ini padamu,,
ingin kuungkapkan semua keluh-kesahku padamu,,
ku ingin kau tetap dan slalu menemaniku,,

SAHABAT. . . .
di manakah kau berada kini ??
masikah kau ingat diriku ??


HARAPAN

Hari-hari telah ku lewati
Ku ingat waktu yang sudah berlalu
Segala kenangan terukir indah

Banyak sesuatu yang kudapatkan
Banyak hal yang ku terima
Banyak pelajaran yang ku peroleh

Kuatkanlah ku Tuhan
Tuk dapat membuka lembaran baru
Bantulah ku Tuhan
Tuk bisa memulai hidup yang baru
Karna tak ingin semuanya berlalu begitu saja

Ku ingin memulai semuanya dengan senyuman
Dan k ingin mengakhirinya dengan kebahagiaan
Ku berjanji takjan terulang kesalahan yang sama

Puisi Harapan Cintaku

Harapan Cintaku
Puisi Cinta Leriani Buton

Ketika mentari menyinari dunia...
Ku berharap ada secercah harapan cintaku tersinari juga
Namun ternyata sinar itu tak kunjung datang
Masa demi masa telah terurai….
Aku masih tetap seperti ini
Menjalani hidup yang ada di depan mata
Ketika mataku mulai meredup….
Hatiku tak berharap lagi…
Mentari itu malah datang memberikan sinarnya
Aku pun dengan tangan terbuka dan
Senyum yang bahagia menyambut kehadirannya
Harapan cinta itupun mulai ada….
Namun,,, disaat aku mulai berharap
Dia malah pergi meninggalkanku….
Kenapa mesti seperti ini?
Aku sangat menyayanginya…
Kini aku sadari,,,
Dia hanyalah bayangan sinar mentari
Yang tak sengaja singgah di hatiku
Dia hanya ingin menghancurkanku dengan serpihan cahayanya
Dia hanya ingin membuat hatiku meleleh dengan panasnya.
Aku tak menyesal bertemu dengannya
Yang aku sesali adalah dia telah membohongi dirinya sendiri
Dengan mengubar janji
Selamat tinggal mentariku……
Bawalah harapan cintaku dengan tenggelamya sinarmu dikala senja...


Terimakasih sudah berkunjung, silahkah tinggalkan komentar anda, tapi sebelum berkomentar silahkan baca dulu peraturannya :

1. Berkomentarlah menggunakan bahasa yang sopan

2. Dilarang mencantumkan komentar yang berisi SARA atau bersifat provokatif

3. Dilarang mencantumkan LINK di dalam isi komentar kecuali di halaman "Tukar Link"

4. Jangan meninggalkan komentar SPAMM,

5. Berkomentarlah sesuai tema artikel

6. Akun anonymous hanya untuk anda yang belum punya
blog,

7.Jika anda melanggar peraturan diatas, maka dengan
terpaksa saya akan langsung menghapus komentar anda.

Terimakasih.

Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Bluehost