Tampilkan postingan dengan label Puisi Patah Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Patah Hati. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juli 2012

Puisi-Puisi Deny Fadjar Suryaman

Puisi Cinta Untuknya

Biarkan angin menerpa jiwa yang hampa
Tuk mengusir rasanya dari dalam hati
Ciptakan ruang tuk seseorang yang tercinta
Ruang yang luas di dalam relung hati

Coba tuk ku sebut namanya dengan merdu
Dalam pesona syair yang terangkai dengan indah
Dalam bentuk nyanyian sebuah lagu
Yang ku lantunkan hanya untuk dirinya

Terbuai ku dalam nyanyian yang kulantunkan
Dalam rasa cinta yang begitu damai di hati
Berharap cinta yang di ridho’I sang ilahi
Agar tercipta sampai akhir hayat nanti


Perasaan yang Tersimpan

Air mata ini kering ketika kesedihan datang
Tersudut dalam luka yang menghampiri
Hanya bisa terpaku diam dalam kegelapan
Bagai patung yang tak dapat menyampaikan isi hati

Ingin rasanya ku sampaikan lewat bayu yang bartiup
Dalam bentuk syair rintihan hati
Dalam jiwa yang terkukung rasa takut
Hanya itu yang bisa kulakukan

Semoga dia mampu mengerti apa arti semuanya
Kata demi kata yang teruntai dalam bait syair indah
Yang terangkai tulus dari hati yang paling dalam
Sebagai ungkapan hati yang tak mampu diucapkan


Hati yang Terbelenggu

ku coba tuk merangkai kata
sebagai pelampiasan perasaan dalam hati
dalam suasana yang sunyi mencekam
untuk mengusir rasa penat malam ini

entah apa yang ingin ku goreskan
hanya rasa kebingungan yang datang menghampiri
yang membelengguku dengan kehampaan
yang mengunci semua perasaan dalam hati

tangan ini pun tak bisa menyatukan keinginannya
tuk dapat melampiaskan perasaan yang sedang terjadi
angin dan debu pun menyatu dalam keheningn malam
seolah ingin tunjukan bahwa merekalah yang setia temaniku saat ini

Puisi-Puisi Patah Hati Meirul Chasanah


Percuma


Jatuh, jatuh, dan jatuh lagi
Air mata ini jatub lagi
Air mata kesedihan yang jatuh
Bukan kebahagiaan
Aku menangis lagi teman
Menangis karena 
Orang yang ku suka tak sendirian lagi
Menangis bukan karena ia bahagia
Menagis ku saat melihatnya bersama kekasih barunya
Aku tak kuat Tuhan
Dada ini sesak sekali
Tak bisa bernafas
Seperti ditusuk duri tajam
Penantianku sia sia
Penantianku tak ada gunanya
Penantianku percuma
Terbuang begitu saja




Bukan Aku


Hari yang ku tunggu telah tiba
Hari yang ku nanti telah dating
Hari, dimana kau punya pasangan baru
Aku senang karna kau bahagia
Namun aku juga sedih
Karena orang yang bersamamu bukanlah aku
Tak kuat
Hati ini tak kuat
Saat mataku melihatmu bersamanya


Apakah ku karus menangis di depanmu ?
Agar kau tau isi hatiku
Sakit, sesak sekali dada ini
Andai kau tahu
Aku di sini lemah
Lemah karena memikirkanmu
Lemah karena kau kembali sakiti aku
Lelah
Lelah karena hati ini terus kau permainkan




Oh Tuhan


Sakit,,,
Perih,,,
Menangis,,,
Hanya itu rasa yang kurasakan
Aku sudah kenyang dengan semua itu
Bahagiaku tak selamanya
Setelah bahagia menangislah yang ku rasa
Perih yang tergoreskan
Dan sakit yang selalu kau berikan
Oh Tuhan…
Kapan kau mengijinkan aku tuk memilikinya ?
Walau sedetik saja
Jika hari ini adalah hidupku yang terakhir
Aku hanya ingin meminta
Permintaan sederhana
Jadikanlah dia milikku
Walau itu di detik terakhirku
Menghembuskan nafas di dunia ini




Isi Hati


Sayatan demi sayatan kau berikan
Mungkin tinggal setengah saja
Semua sakit hati ini
Ku tuangkan dalam puisi ini
Isi hati ini
Ku lukiskan dalam tuangan kata kata ini
Dalam doaku,,,


Tuhan,
Kenapa hamba-Mu ini tak bisa
Tak bisa dan tak mampu
Untuk melupakan dan membencinya
Jika dia memang kan kekasih sejatiku
Kapan hal itu kan terjadi ?
Namun jika hal itu tak kau ijinkan
Bantulah aku tuk melupakan
Aku juga ingin bahagia
Bahagia karena bisa melupakanya
Dan menemukan sebuah cerita cinta yang baru
Dengan orang yang lebih mampu
Lebih mampu menyayangiku

Puisi-Puisi Alia Istiqomah

Perasaanku bukan tuk dijadikan sebuah mainan

Suka, bukan hanya kamu
Tapi aku memilihmu
Sayang, juga bukan hanya kamu
Tapi aku tetap memilih kamu
Cinta, itu hanya kamu
Tak bisa kah kau hargai perasaan ini
Perasaanku ini bukan tuk dijadikan sebuah mainan
Perasaan ini juga bukan tuk dijadikan sebuah ejekan
Aku memang cinta sama kamu, tapi cinta bukan segalanya untukku
Lebih baik kita tak bersama, aku tak mau kau buat perasaanku menjadi sebuah mainan


Tak Masalah

Bukan salahmu, tapi salahku
Maaf aku belum bisa menjadi seseorang yang kamu inginkan
Kini biarlah semuanya berlalu, terhapus dari ingatan namun tak hilang dari kenangan
Tak masalah aku digantikan, ku kan tetap mencinta

Jangan fikirkan lukaku
Pikirkan kebahagiaanmu, karena kebahagiaanmu akan slalu menjadi kebahagiaanku

Meski kita t'lah tak bersama lagi
Namamu kan slalu ada dihatiku
Selamanya hinggaku tiada


Sahabat

Sahabat
Walau kini kita tak slalu bersama
Aku ingin kita slalu dekat

Sahabat
Walau kini kita jauh
Aku ingin kita saling menghubungi

Sahabat
Kau tau betapa berharganya dirimu?
Kau lebih berharga dari sebongkah emas

Sahabat
Kau tau kenapa?
Karena mencari seorang sahabat seperti kau bukanlah hal yang gampang

Sahabat
Kini ku ucapkan "Aku akan selalu menjadi sahabatmu"
Kini kau ucap juga disana :)


Cinta

Kau hancurkan sebuah kepastian cinta yg tulus hanya untuk sebuah cinta yang tak pasti

Puisi Fitri: Ketulusan Hati


Ketulusan Hati

Kasih ...
Aku mencintaimu dengan rasa sayang
Menyayangimu dengan penuh kasih
Percayalah kasih,
Ini bukan rekayasa atau pun rayuan semata ...
Tapi ini TULUS dari HATI ...


Kau tahu ??
Begitu bahagia aku ketika kau manjakan aku ..
kau belai rambutku dan kau kecup keningku ...


Suaramu yang merdu dan lembut, membuat aku terbuai akan cintamu itu ..
Senyummu bagaikan bulan sabit, yang membuatku terbuai akan manisnya ...


Kasih ...
Inilah perasaanku ...
Walaupun kau tak menyangka ini sungguhan ...
Tapi inilah kenyataannya ...


Sungguh sakit ketika kau berkata kasar
Begitu perih hati ini ketika kau berbuat sesukamu,
Lalu dengan mudahnya kau melupakannya ...
Betapa terlukanya hati ini ...
Bagaikan kau tumpahkan tinta hitam, lalu dengan mudah kau menghapusnya ....


Kasih ...
Aku bukan boneka yang bisa kau permainkan dengan sesuka hati ...
Kau luapkan amarahmu, dan begitu tinggi egomu ...
Tapi aku hanya bisa terdiam dan berfikir ...






( Puisi ini aku buat Untuk orang yang aku sayang A.R )

Puisi-Puisi Aleyra Princessa Rasya

Matahari untuk Nafasku
oleh: Aleyra Princessa Rasya

Aku kehilangan dia
Kehilangan dia yang amat berarti dalam hidupku
Aku melepasnya demi Nafasku
Nafas yang selama ini selalu temaniku
Aku menghadirkan dirinya didalam hidupku
Hidup yang akhirnya menenggelamkan binar cahayanya
Terima kasih Matahariku
Karena selama ini kau tlah menerangi jiwaku
Dan yang tlah membantuku menemukan kembali nafasku


Kenanganku
oleh: Aleyra Princessa Rasya

Hari itu adalah hari penuh sejarah buatku
Kau mengukirkan beribu senyum diwajahku
Hingga sesaat ku melupakannya
Hari itu aku merasakan begitu dalam kasih sayangmu untukku
Kasih sayang yang begitu tulus yang belum pernah ku dapat darinya
Only One Day..
Only One Day You Make Me Happy
Kebahagiaan yang tak akan pernah kulupa
Bersamamu di Ponorogo


I'm Sorry, I Will Go On Now
oleh: Aleyra Princessa Rasya

Maafkan aku yang kini harus melepas cintamu
Cinta yang begitu tulus
Yang kau persembahkan hanya untukku
Untuk diriku yang tak pernah mencintaimu
Maafkan aku bila kini kau terluka
Terluka karena mencintaiku
Maafkan aku yang tak bisa menepati janjiku
Janji untuk selalu mencintaimu
Maafkan aku yang telah membawamu masuk ke dalam hidupku
Hidup yang akhirnya membuatmu menangis
Maafkan aku sahabat
karena aku tak bisa membalas cintamu
Maafkan aku
Aku harus pergi sekarang

Puisi Sakit Hati: TERLUKA

TERLUKA
 oleh: Emby novenda

Kata apa yang pantas buatmu
Tuk menghapus kenangku denganmu
Terlintaskah bayangku dalam benakmu
Mungkinku hapus semua itu
     Semua tlah berlalu
     Bersiap buka lembaran baru
     Tuk esok tak menjadi haru
     Yang takkan terlalu
Hanya satu pinta
Yang tak kau duga
Mungkin tak gembira
Seperti apa yang kau kira
     Kita tak bisa berlanjut
     Karna kau tlah dihasut
     Hasutan kusambut
     Dengan lembut
Kini semua telah terjadi
Terjadi aku sambut suka hati
Agar kedepan lebih berarti
Yang kukenang dalam memori

                   By. Emby novenda

Puisi-Puisi Putus Cinta karya Wahyuni Indriawati


"PERIH HATIKU"

Saat masalah datang menghampiriku
Ku hanya ingin kau tetap menemaniku
Berada di sampingku dan menenangkanku
Dalam gelap dan terangnya hariku

    Tapi ku takkan mampu menahanmu
    Jika memang hatimu telah jenuh
    Biarkanlah rasa yang tertinggal disini
    Akan kusimpan dihatiku

Saat ku mencoba bertahan
Aku seakan tenggelam dalam rasa sakitku
Menahan perih dan terus merintih
Tapi kau tak pernah mau mengerti

    Apa aku memang tak pernah berarti bagimu?
    Apa cintaku tak pernah berharga dimatamu?



    "Akhir Kisah Kita"

Saat ku terpejam ...
Aku berharap mataku
Takkan pernah terbuka kembali
Karena aku takkan sanggup melihat kenyataan ini
   
    Ketika kau tak lagi peduli akan hadirku
    Saat kehadiranku tak penting bagimu
    Ku mulai menyadari
    Ini bukan tentang sesuatu atau seseorang
Tapi ini tentang perasaanmu
Yang tidak lagi mencintaiku...

    Mungkin ini memang akhir kisah kita
    Namun semua kenangan bersamamu
    Takkan pernah kuhapus dari ingatanku
    Biarlah itu tetap menjadi kenangan terindah dalam hidupku
    Yang akan terus ku kenang hari ini, esok, dan untuk selamanya


    "SERPIHAN KECEWAKU"

Langit pagi terlihat gelap
Hampa tak berwarna
Sekejap rasaku tlah hilang
Terbawa angin yang berhembus
Yang tertinggal hanyalah kenangan
   
    Malaikatpun tertawa
    Melihatku yang kini hanya bisa terdiam
    Cintamu membawaku dalam mimpi-mimpi yang indah
    Tapi kini Yang tertinggal
    Hanyalah mimpi kosong yang terasa hampa
   
Terlalu tinggi khayalanku
Terlalu besar anganku tuk berada di sisimu
Namun jawaban itu tak kunjung datang
Langitpun tak terlihat lagi
Semua kebiruannya tertutupkan kabut
   
    Sampai kapan ku harus menunggu?
    Disini ku terdiam Memandangimu dengan berjuta harapan dan impian...

PUISI UNTUK MU, “SANG DEWI PEMBUNUH PERASAAN”

PUISI UNTUK MU, “SANG DEWI PEMBUNUH PERASAAN”
oleh: Rossiabde Negara

Kejora langit Bukit bintang
menyapa jiwa jiwa pendusta kata setia..
Ia tersenyum menyulam bayang kebenciaan nya memeluk angkasa hitam..
Tak kala perisau kerasahan Sang Pemeluk Alam memberi damai damai nan teramat semu.
Aku hanya diam lemah tiada daya..
Melawan kuasa sembada rasa nian mencerca getah liur darah Seraut Pena Usang ku..
Mengapa ia tak mengerti arti makna nan ku tulis di dinding Hatinya?

Resah sampah sampah tertiup amarah angin durjana,,,,
laksana tarian iblis terkutuk menghibur selir selir makam masa tertinggal...
aku pun merasa jera menjaga rasa ini...
aku pun merasa enggan bercermin pada retak cermin lusuh mu,,,
aku pun merasa tersiksa dengan rintihan hati ini,,,,
aroma nafas pelacur di tepi wajah kota ...
mengindahkan setiap kata nan ku sanjung,,,
namun ia tak kan rela,,,
terlepas kasta kasta fatwaku telah menelanjangi malam nya...
ia tak kan rela melepas busana buana hitamnya...
kias nestapaku tersentak..!!
menggertak retak dinding lampu badai nan ku genggam...
nuansa siksa ku semakin menjarah darah merahku kian membeku...

qodamku hanya terdiam....
lemah tiada daya...
tertikam nafas nafas nifas bersambut kabut dini hari...

dengan tiada kuduga.....

Bidadari surga nan anggun parasnya..
Sekilas menjelma di hadapan mata hati ku..
Terngiang wajahmu nan ayu..
Begitu indah nya kau ulas bersama bulir bulir permata pemberian jibril..
Laksmana peri perindu di ujung jemari selat sunda..

Tak tersangkal kepedihan menghujat senyumanku..
Kisah kasih ulasan hati telah padam tersiram rajam rintik tetes air mata ketalutan..
Serasa tak berdosa kau bunuh rasa itu selaksa angkara merajam masa sisa sisa sekeping nyawa ku..

Puisi Luka Hati: GORESAN

Goresan
oleh: Ari Indiastuti

Sepintas seperti telah berubah
Berubah seperti awal,saat aku bersamamu
Sebelumnya mimpi dan berangan-angan untuk kembali
Tapi itu hanya tabu ...
Tipuanmu dengan berbaik hati tapi penuh dengan tipuan

Hati yang mulai sembuh dari luka
Tergores untuk kedua kali
Dengan luka yang lebih dalam

Goresan ini akan tetap membekas
Dan tak akan hilang
Luka yang menjadi saksi betapa sakit hati ini
Goresan yang engkau goreskan lagi di hati ini
Kau tak pernah rasakan ini
Tapi aku yang merasakan sakit diatas kebahagiaanmu

Aku perlahan mencoba untuk terima semua
Dengan aku berbaik hati
Sesuai apa yang pernah kau inginkan
Tapi detik ini ,,
Kau kembali mengoreskan pisau tajam dihati ini

Aku tak tahu hatimu seperti apa
Aku tak tahu apa yang dipikiran mu
Hingga kau mampu goreskan luka ini kembali

Memang aku salah tapi aku tahu jika kau bahagia
Tapi kenapa kau torehkan
Luka disaaat aku bangkit dari luka dahulu
Tapi tetap begitu sakit ,,
Ini akan jadi goresan terakhir yang kau berikan
Dan akan jadi pelajarran untukku

Aku akan membuka mata ini
Dan tak akan terulang lagi ,,
Untuk memandangmu dengan sebelah mata
Karena tertutup oleh kebaikan mu
Yang penuh tipuan ,,

Luka perlahan sembuh namun tetap terasa

Apakah kau tahu rasa sesak dihati ini
Walaupun aku tahu kau telah bersamanya
Tapi kenapa tega kau gores luka didepanku

Kumpulan Puisi: Catatan Hati Andara


Syair Cinta
Syair -Rasa-
Oleh: ‘Nda untuk kamu duniaku, cahayaku, inspirasi hidupku.

Kalau kamu tahu, hanya kamulah yang tidak sanggup kulukiskan kata-kata
Bukan karena kamu tidak menginspirasiku
Semua itu tidak bisa diungkap dengan kata,
Walaupun Sang Pencipta mencipta ratusan juta makna di dunia
Dengan air, udara, sinar, gemerisik dedaunan bahkan dengan suara
Namun semua itu tak mampu menerjemahkan rasaku untukmu
Adakah makna yang lebih tinggi dari cinta
Lebih dalam dari sayang
Lebih mengikat dari rindu
Bila ada itulah yg ingin kusampaikan padamu dalam detik yg berputar
Dalam langkah yg melaju,
Dalam darah yang berdesir,
Dalam nafas yang hanya mampu menyebut namamu
Untukmu aku bersabar
Untukmu aku berdoa
Untukmu aku ingin terus ada
Dan jangan pernah bertanya ketika kamu pupus
Maka aku menghilang



Aku Tidak Mau

Aku tidak berani berjanji akan selalu di sampingmu
aku juga tidak mau kamu berjanji selalu di sisiku
aku tidak mau banyak berucap betapa aku mencintaimu
aku juga tidak butuh kata-kata manis tentang cinta darimu
aku bukan anak remaja yang senang di rayu dan tergila-gila dengan cinta
aku tidak tahu bagaimana cara mencintaimu
tapi apakah cukup bila aku selalu berdoa untukmu
hanya itu caraku menunjukkan aku mencintaimu



ruang hati yang berbeda

aku mendapatkan penggantimu
kering sudah air mata yg mengalir di pipi ku
kini aku bahagia
aku memang menyesali perpisahan kita
tapi terpuruk bukanlah pilihan yg harus kupilih
aku bahagia bersama dia,
meski bahagia itu teramat sangat singkat
aku mencintainya.
seperti aku mencintai kamu
tapi di ruang hati yang berbeda



need & do not

aku ga butuh alasan untuk sedih
aku ga butuh alasan untuk gembira
aku ga butuh alasan untuk menangis
aku ga butuh alasan untuk tersenyum
terkadang aku ga butuh aleaan untuk membenci
dan seringkali aku ga butuh alasan untuk mencintai
tapi aku butuh alasan untuk hidup
KAMU



sendiri

bukan aku tidak mau bersyukur,,
aku hanya takut,,
takut aku tidak bisa menjaga apa yang Kau titipkan padaku,,
takut mengecewakan mereka yang mencintaiku,,
tapi Kau tetap menundanya,,
padahal aku meminta sejak aku belum mengerti semua ini,,
tidakkah Kau pahami ketakutanku,,
kemudian Kau kirimkan seseorang,,
tapi bukan untuk menggenapi hidupku yang kurang,,
hanya sekedar mampir,,
lalu pergi dengan membawa luka yang aku berikan padanya,,
aku tidak paham, katanya,,
justru aku sangat paham makanya aku melepaskannya,,
aku sangat memahaminya 10 x bahkan 100x dari apa yang dia pahami,,
bahwa keadaannya tidaklah normal,,
akan ada yang tersakiti,,
itu pasti,,
mereka yang menyayangiku,,
atau mereka yang mencintainya,,
atau dia sendiri,,
dan yang paling pasti adalah aku,,
karena aku harus menyaksikan semua orang bersedih karena aku,,
di mana Engkau ya Allah,,
apakah Engkau benar-benar melepasku sendirian??

Puisi-Puisi Umii Kulsum


Sang mantan
oleh: Umii Kulsum

ketika ku lalui hari-hari bersamamu
Tawa dan canda terlukis di bibirku
Semua cerita tentangmu begitu indah bagiku
Indah rasanya ketika ku miliki dirimu
Indah rasanya
Kini...
Semua tinggal kenangan
Kenangan yang takkan terulang
Kenangan yang takkan kembali

Kau pergi tinggalkan aku
Karena kebodohan ku

Kata maaf tak dapat mengembalikanmu
Kata maaf tak dapat mengulang waktu
Kata maaf tak dapat mengetuk pintu hatimu
Kata maaf tak dapat mengembalikan kepercayaanmu

Harapan akan selalu tergantung dalam diriku
Harapan untuk memilikimu kembali
Walau semua semu
Dan takkan terjadi

Aku mencintaimu dengan setulus aku
Takkan pernah terhapus sedikitpun kenangan saat bersamamu
Walau kau takkan termiliki lagi oleh ku
Namun kau adalah kenangan terindah bagi ku



Kisah Klasik
oleh: Umii Kulsum

andai waktu bisa di ulang
aku ga akan rela sedikitpun membiarkan waktu brgulir tanpa kalian
semua yg dulu indah

akankah bisa terulang kembali????
kebersamaan yang dulu aku rasa sekarang terasa semakin pudar
menjauh bahkan menghilang

aku kangen kalian
kalian yang dulu
kalian yang selalu membawa kebahagiaan serta senyuman

berbagi bersama tentang semua rasa
tak ada sedikitpun beban yang ku rasa ketika aku bersama kalian
semua terasa mudah dan ringan
karna kalian...

makasih udah menjadi harta yang paling berharga
yang pernah aku miliki
makasih udah nemenin aku selama ini

walau kini semua harus di pisahkan oleh waktu
semoga aku tetap menjadi sahabat kalian
semoga ini bukan akhir dari persahabatan yang telah kita bina

1 hal yang harus kalian tau
sampai kapanpun dan bagaimanapun kalian akan tetap menjadi SAHABAT untuk ku
Dan ga akan ada 1 orang pun yang dapat menggantikan kalian
Dan merubah itu semua
aku kangeeen banget sama kalian semua ;'(

just for you my best friends



Aku merindukanmu Ayah
oleh: Umii Kulsum

Ayah..
Kini ku rasakan hidup tanpamu
Aku sepi hidup tanpa mu
Namun ini harus ku jalani
Walau terasa sangat berat ku jalani

Ayah...
Terima kasih atas semuanya
Semua kasih sayang yang kau curahkan
Semua pengorbanan yang kau lakukan

Ayah...
Kini aku merindukanmu
Merindukan saat-saat bersamamu
Merindukan kasih sayang darimu

Ayah...
Ingin rasanya aku berjumpa denganmu
Walau hanya dalam mimpiku
Walau hanya memandang wajahmu

Saat ku butuh ayah
Saat ku rindu ayah
Hanya selembar foto peninggalmu
Yang dapat mengobati rasa rinduku

Tuhan..
Sungguh aku tak pernah rela kehilangan dia
Namun aku sadar semua ini milikimu
Dan akan kembali kepadamu

Tuhan...
Jagalah dia selalu
Bahagiakan dia di sisimu
Karena dia adalah ayah terbaikku

Selamat jalan ayah
Semoga engkau bahagia di sisi-Nya
Semoga kita dapat berkumpul lagi di dalam surga-Nya
Nantilah aku ayah...

Aku sangat merindukanmu ayah...



PUISI UNTUK BUNDA
oleh: Umii Kulsum

Bunda...
Ketika ku tatap wajahmu di dalam tidurmu
Terlihat jelas lelah di wajahmu
Rasa lelah yang hinggap pada dirimu tak pernah di pedulikan olehmu

Bunda...
Setelah kepergian ayah
Engkau seorang diri membesarkan anak-anakmu
Tak ada lagi tempat berbagi untukmu

Dengan sabar kau dengarkan keluhanku
Dengan sabar kau terus menyemangatiku

Bunda...
Tak pernah terukur kasih sayangmu
Tak pernah terbayang pengorbananmu
Sungguh engkaulah cahaya hidupku

Setiap doa kau hanya meminta untuk kami anakmu
Setiap doa kau hanya meminta yang terbaik untuk kami anakmu

Sedikitpun aku tak pernah mendengar keluhanmu
Kau selalu terlihat kuat dan tegar menjalani ini semua
Walau aku tau bunda kau begitu lelah dengan semua ini
Membesarkan kami tanpa seorang suami di sisimu

Sungguh bunda..
Tak akan pernah ku biarkan airmata bergulir di pipimu
Tak akan pernah ku biarkan seseorang menyakitimu
Dan tak akan ku biarkan engkau tersakiti

Tuhan..
Izinkan lah aku untuk bisa membahagiakan dia
Izinkanlah aku untuk terus membuat dia bangga dan menjaganya
Izinkanlah aku untuk membalas semua pengorbanannya

Walau ku tau intan permata di bumi ini tak dapat membalas semua pengorbanannya
Walau ku tau Tak ada yang bisa membuatnya tersenyum
Kecuali ketika dia melihat semua anaknya bahagia

Bunda..
Engkaulah harta paling berharga
Engkaulah Intan permataku
Jangan pernah pergi
Tetaplah bersamaku
Hingga tutup usiamu
Karena aku akan selalu menjaga mu
Di sepanjang usia ku
I LOVE YOU Mom

Puisi Cinta yang Pergi by Alen


CINTA YANG PERGI
Oleh : ALEN

Puisi Cinta yang Pergi
Semilirnya angin menyentakku,
Senyum rembulan menghanyutku lelah,
Semaraknya nyanyian jangkrik merenggut sedihku,
Aku larut dalam kesakitan resah.
Ku tatap sendu purnama malam ini,
Tetesan air bening mengguyur pipi,
Sakit hati ini membuat ku sesak,
Terhiris-hiris membuat ku seakan mati.
Tak ada lagi kata yang terucap dari bibir mu,
Tak kan pernah ada lagi peluk hangat mu,
Perasaan ini menggerogoti hingga ke hati,
Aku terjatuh dalam semak belukar cinta terlarang,
Sakit .. sangat sakit ..
Seluruh harap ku musnah,
Kau pergi tinggalkan ku sendiri,
Mengangis hati ini perih,
Lelah kaki melangkah pergi,
Melangkah menghadap lelah nya hari.


HANCUR
by ALEN

Peluk aku dalam kehangatan mu,
Dekap ku dalam relung hati mu,
Cium aku di senyum mu,
Dan rebahkan aku di pundak mu.
Bangunkan aku dari mimpi ini,
Sadarkan aku akan sebuah kenyataan,
Sentuhlah jemari ini,
Sambut aku dalam langkah mu.
Tak perlu menghindar untuk menyadarkan aku,
Tak perlu membenci untuk membuat ku jauh,
Jangan kau buat ku hancur,
Rapuh dengan segala sikap mu,
Mati dalam nyata hidup ku.


MUSNAH
oleh: ALEN

Kau ajarkan aku membuka mata ini,
Berani menatap indahnya dunia,
Kau juga yang ajarkan ku melangkah ke depan,
Berani menghadapi segala rintangan yang ada.
Tapi kini kau hancurkan aku dengan sikap mu,
Kau luluh lantahkan semangat ku,
Hingga kini menatap matahripun aku tak mampu,
Ku takut menyaksikan kepergian mu.
Kau pinta aku bangkit dari masa lalu,
Kau dorong aku menjadi manusia dewasa,
Tapi mengapa malah kau buat ku tumbuh harap pada mu?
Kini kau hancurkan ku sekelip mata,
Remukkan hati ku,
Musnahkan harap ku.
Retakkan jiwa ku.

Puisi-Puisi Eka Octaviani Saputri

Lubuk hatiku...
Oleh : Eka Octaviani S

Puisi Eka Octaviani Saputri
Cintaku...
Kenpa kau pergi meninggalkan ku?
Kenapa kau t'pernah tau isi hati ku?
Kenapa kau selalu membuang wajah,ketika berjumpa dengan ku??
T'pntaskah aku mencintaimu??
Bila TIDAK..
Sungguh malang nasib ku ini,
Teganya alam jagad raya ini terhadap ku?

Cinta..
Kau bagaikan angin..
Ketika datang t'djmput,pulang t'diantar..
Sungguh kejam'y kau menusuk kalbuku yang dalam..
Ketika kau bersamanya..
Seiring wktu berjalan..
Haruskah ku melepaskanya semua ini dari hidupku??
Anday kau tau?
Berhari-hari,berminggu-minggu,berbulan-bulan,dan bertahun-tahun aku menunggumu,
wlau rintangan & cobaan,
Aku tetap sbar & tabah..
Apkah ini balasannya?
Mencntai walau t'dicintai..

Sungguh kau t'pnya hati?
Sungguh kau t'pnya perasaan?
Sblm ajal ku menjemput..
Aku hanya ingin mendengar..
Alunanan kata yang terindah terucap dari mu..
"yaitu"
_I L O V E_


Galau
Oleh : Eka Octaviani S

Waktu & hari cepat silih berganti...
Hati resah & gulana yang selalu menggoyahkan pikiran ku..
Perasaan bmbang yang selalu melanda bayang-bayang semu di hati ku..
T'ada satu pun orang yang tau & mengerti perasa'an ku ini,
Ku tak tau kepada siapalah aku mengadu...
Tiap hari ku tak luput terkena rintikan air mata yang membanjiri wajah yang sedu ini..
Seiring waktu berjalan aku bimbang tak karuan
Ku hanya bisa berbaring
Ku hanya menyesali segala kesalahan
Hanya kepada engkaulah aku bisa mengadu seluruh jiwa & raga serta pikiran yang selalu melanda d dalam benaku ini yaitu Allah SWT semata...


Terima Kasih Ibu
Oleh : Eka Octaviani S

Ibu ....
Engkaulah wanita yang terindah yang pernah ku punya
Engkaulah jiwa dan ragaku
Engkaulah sosok wanita idola yang datang untuku
Kata-katamu sungguh lembut dibandingkan ayah
Tak pantas aku menyakiti hatimu yang begitu tulus menyayangiku
Setiap hari kau selalu mendoakn anak-anakmu
Engkau tak pernah marah jika anakmu nakal
Engkau selalu sabar dalam mendidik kami
Kasih ibu sepanjang masa
Hanya memberi tak hanya kembali
Aku berjanji tak akan membuatmu menangis
Aku ingin membuatmu selalu Tersenyum
Terima kasih ibu atas segalanya
Aku sangat menyayangimu

Puisi Yulianti Megantari: Batin


Puisi Batin
Batin
oleh Yulianti Megantari


Langit Hitam
gumpalan awan berkerumunan
gemuruh saling bersahutan
bertemankan hujan
yang perlahan
membasahi bumi pertiwi


Lampu kupejamkan
sembari menyebrangi sepi
menanti bulan di atas kuburan
menunggu maut yang sebentar lagi menjemput


Yang kubawa hanya perih
yang ku ucap hanya pedih
yang ku catat hanya sakit
hatiku penuh luka
Luka abadi yang kau berikan padaku

Puisi Hatiku Hancur

Hatiku Hancur
Puisi Patah Hati - Anis Tri Zulaikah

Kau membuatku menangis
Kau merobek perasaanku
Kau dapat menghancurkan hatiku sekejap
Itu bukan salahmu
Ku kira itu adalah salahku
Karna cinta tidak dapat di paksakan
Mungkin kita dimaksudkan untuk bersatu
Senyum sahabat dekatku
Masih tidak membantu
Sekarang aku tau
Untuk beberapa alas an
Hatiku tak bisa melepasmu
Aku mencobah lebih dari sekali
Untuk mendapatkan sosok pengganti

Puisi Lubuk Hatiku - Eka Octaviani

Lubuk hatiku...
Oleh : Eka Octaviani S

Cintaku...
Kenpa kau pergi meninggalkan ku?
Kenapa kau t'pernah tau isi hati ku?
Kenapa kau selalu membuang wajah, ketika berjumpa dengan ku??
T'pntaskah aku mencintaimu??
Bila TIDAK..
Sungguh malang nasib ku ini,
Teganya alam jagad raya ini terhadap ku?

Cinta..
Kau bagaikan angin..
Ketika datang t'djmput, pulang t'diantar..
Sungguh kejam'y kau menusuk kalbuku yang dalam..
Ketika kau bersamanya..
Seiring wktu berjalan..
Haruskah ku melepaskanya semua ini dari hidupku??
Anday kau tau?
Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan bertahun-tahun aku menunggumu,
wlau rintangan & cobaan,
Aku tetap sbar & tabah..
Apkah ini balasannya?
Mencntai walau t'dicintai..

Sungguh kau t'pnya hati?
Sungguh kau t'pnya perasaan?
Sblm ajal ku menjemput..
Aku hanya ingin mendengar..
Alunanan kata yang terindah terucap dari mu..
"yaitu"
_I L O V E_


Terimakasih sudah berkunjung, silahkah tinggalkan komentar anda, tapi sebelum berkomentar silahkan baca dulu peraturannya :

1. Berkomentarlah menggunakan bahasa yang sopan

2. Dilarang mencantumkan komentar yang berisi SARA atau bersifat provokatif

3. Dilarang mencantumkan LINK di dalam isi komentar kecuali di halaman "Tukar Link"

4. Jangan meninggalkan komentar SPAMM,

5. Berkomentarlah sesuai tema artikel

6. Akun anonymous hanya untuk anda yang belum punya
blog,

7.Jika anda melanggar peraturan diatas, maka dengan
terpaksa saya akan langsung menghapus komentar anda.

Terimakasih.

Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Bluehost